Ethylene tetrafluoroecthylene (ETFE) merupakan salah satu material bangunan generasi terbaru yang cukup populer karena properti mekanis, kimia, dan termalnya yang unik. Selain ringan dan tahan lama, material ini juga merupakan material yang memiliki kapasitas daur ulang yang cukup tinggi, yakni hampir 100%. 

ebagai bahan material dengan properti transimisi cahaya, insulasi, kinerja solar yang menonjol, ETFE kini mulai umum digunakan para arsitek dan dan kontraktor sebagai alternatif dari material kaca panel. Untuk memahami bagaimana kinerja ETFE berbeda dengan kaca panel, sebuah ulasan perbandingan diuraikan dalam pembahasan berikut.

Properti Mekanis

Meskipun ETFE memiliki kapasitas gaya tekan yang lebih rendah dibandingkan dengan kaca, karakteristik ETFE yang lentur memungkinkan ETFE untuk memiliki kualitas ketahananan terhadap benturan yang lebih tinggi. Properti ini memungkinkan ETFE untuk menyerap sebuah benturan dan kembali pada wujud semula (memantul). Sehingga, jika dibandingkan dengan kaca panel, ETFE memiliki kualitas keamanan yang lebih baik dibandingkan kaca, yang mana, jika kaca terkena benturan, dapat pecah berkeping-keping dan dapat membahayakan penghuni di sekitarnya.

ETFE memiliki nilai creep strain yang rendah dengan tekanan konstan sebesar 2 Mpa[1] yang mengindikasikan bahwa ETFE memiliki daya tahan yang tinggi. Terlebih lagi, koefisien friksi pada material ini mengindikasikan bahwa dalam perawatannya, ETFE ini mudah dibersihkan. Jika terdapat kotoran maupun debu yang menempel pada material, hanya dengan menggunakan air, maka kotoran dapat dibersihkan. Dengan kata lain, pada saat musim hujan, material ini dapat bersih dengan sendirinya (self-cleaning). Properti senyawa dari material ini memungkinkan struktur untuk dapat bertahan dari ekspos cuaca dan reaksi kimia yang dapat merusak material. Oleh karena itu, ADAS® ETFE Skylight merupakan pilihan yang relatif aman, dan tidak merepotkan untuk bangunan anda.

Properti Transmisi Cahaya dan Termal

Data eksperimen dari berbagai sumber [2][3][4] mengindikasikan bahwa ETFE memiliki kadar transmisi cahaya yang lebih baik dari kaca, penetrasi cahaya matahari maksimal, sehingga berpotensi menurunkan konsumsi energi listrik untuk pencahayaan di dalam ruangan. Penggunaan sistem double layer cushion dapat meningkatkan kinerja termal dari material ini, namun dengan tingkat penetrasi cahaya yang tetap tinggi. Efektivitas sistem double layer cushion jika dibandingkan dengan sistem single layer dapat dilihat pada tabel di atas.

Dalam hal penyimpanan panas, struktur ETFE dengan sistem double layer cushion dapat memberikan property U-value yang unggul dibandingkan dengan kaca double glaze. Selain itu, kaca panel juga memiliki potensi kerusakan jika berada di bawah tekanan panas maupun dingin tertentu, yang disebabkan properti konduktivitas termalnya.
Secara umum, ADAS® ETFE Skylight dapat mengungguli berbagai macam material transparan dalam konteks properti mekanis, ketahanan material, dan properti termal.

Sumber:
[1] https://www.fluorotherm.com/technical-information/materials-overview/etfe-properties/
[2] https://www.makmax.com/business/etfe_advantages.html
[3] https://www.saint-gobain-sekurit.com/glossary/glass-properties
[4] Experimental Assessment and Thermal Characterisation of Lightweight Co-Polymer Building Envelope Materials. Dimitriadou, E. (Author). 11 Mar 2015.